Konsultasi Kandungan

Mengganjal (Kengser) tapi Takut Operasi

Saya perempuan berusia 35 tahun, sudah menikah, punya tiga anak. Masalahnya, sejak setahun lalu saya merasa bagian bawah kemaluan saya mengganjal. Terakhir, sebulan lalu terasa ada benjolan sebesar telur yang keluar menonjol lewat kemaluan. Terasa lunak, Dok. Saya coba masukkan lagi ternyata bisa.

Akhirnya saya periksa ke dokter kandungan. Menurut dokter, organ kandungan (rahim) saya turun. Orang Jawa bilang kengser. Saya disarankan operasi tapi saya takut. Apakah kalau operasi, rahim saya yang turun menonjol itu harus dipotong? Terima kasih jawabannya.

Ny Diaz, Sidoarjo


Yang Anda lakukan sudah tepat. Yakni, segera memeriksakan diri ke dokter kandungan. Tapi, kalau dari cerita Anda saja, saya sulit menentu- kan diagnosis yang tepat. Sangat mungkin yang ibu alami adalah prolaps organ pelvic atau turunnya organ pelvic (panggul). Itu bisa berupa kandungan kencing (vesicocele), rahim turun (prolaps uteri), atau usus rektum yang turun (rectocele).

Kalau dokter kandung- an mengatakan yang turun adalah rahim, dalam bahasa medis hal itu disebut prolaps uteri. Umumnya, itu dialami wanita yang sering melahirkan. Terutama, dengan riwayat persalinan bayi besar atau prosesnya cukup sulit. Juga, mereka yang terpaksa mengalami tekanan di dalam perut (tekanan intraabdomen) tinggi. Misalnya, riwayat batuk lama atau pekerjaan yang rutin mengangkat berat. Mereka berisiko mengalami rahim turun.

Mangapa bisa terjadi rahim turun? Rahim disangga beberapa ligamen (jaringan) di dalam rongga panggul agar posisi tepat pada tempatnya. Selain itu, otot-otot panggul (pelvic floor) di sekitar kemaluan memberi kontribusi yang besar. Nah, faktor-faktor itulah penyebab kelemahan pada jaringan penyangga rahim dan otot-otot panggul. Apakah harus operasi? Prinsipnya, pengobatan prolaps uteri atau rahim turun bisa dilakukan dengan konservatif atau operatif. Pengobatan konservatif dilakukan untuk derajat ringan, bisa dengan senam kegel. Bila derajatnya berat, memang disarankan operasi.

Bila usia muda dan masih memerlukan rahim sebagai organ reproduksi, operasinya tidak perlu angkat kandungan. Dokter akan menyangga rahim ibu menggunakan jaringan fascia di sekitar otot perut. Selain itu, ligamen penyangga rahim akan dipendekkan agar rahim tidak turun lagi. Operasi angkat rahim hanya dilakukan jika sudah tidak memerlukan rahim sebagai organ reproduksi. Umumnya, angkat rahim pada kasus prolaps uteri tersebut dikerjakan melalui vagina. Namanya, TVH (trans vaginal hysterectomy). Jadi, tidak perlu membuka rahim.

Ada cara lain bagi kelompok yang takut operasi atau ada kontraindikasi operasi. Pemasangan ring/pessarium dari karet berbentuk seperti donat bisa dilakukan. Alat itu dimasukkan melalui vagina. Tujuannya, menahan agar rahim tidak turun. Beberapa penderita yang masih aktif secara seksual mungkin merasa tidak nyaman.

dr Eighty Mardiyan Kurniawati SpOG

~ by wahyukokkang on June 27, 2009.

2 Responses to “Konsultasi Kandungan”

  1. karikaturnya keren2 euy,,

    mas kokang, kok ga isi widget follower ato subscribe?
    isiin donk, biar kita selalu update karikaturnya..

    http://sephtian.blogspot.com

  2. whahahahaha…..
    kalo masalah ngganjel,i think hormonnya bertambah!wkakakakak….
    ono….ae,untung para waria ga ngganjel….
    succes ya!

Leave a Reply