Clekit Jawa Pos 09 April 2009

•April 9, 2009 • 1 Comment

Ayo Mencontreng!

Hari ini, Kamis 9 April 2009, rakyat Indonesia menggelar pesta demokrasi PEMILU. Ini tanggungjawab kita semua untuk menjadikan pemilu kali ini sebagai pemilu yg aman, lancar, dan damai. Mari kita sukseskan bersama!

Plang Dukun

•April 7, 2009 • 9 Comments

BUAT CALEG YANG BUTUH DUKUN

Pemilu sdh di dpn mata, masa kampanye telah selesai, sekarang saatnya minggu tenang. Bagi caleg yg banyak duit, skrng adalah waktunya mereka bergerilya membagi-bagi duit atau sembako dgn disertai pesan agar mereka mencontreng nama caleg tadi di kertas suara dlm pemilu besok.

Nah, bagi caleg yg modalnya cekak, uang dari utang juga sudah habis buat mencetak poster dan baliho, mungkin harus mencari cara lain. Saya menyarankan agar Anda para caleg modal dengkul agar mencoba peruntungan lewat dukun. Tidak seperti tarif jasa yg lain, tarif dukun adalah yg paling fleksibel, tanpa label harga, tanpa tawar-menawar, cukup dg istilah “seikhlasnya” (meski kalau dikasih uang sedikit biasanya sang dukun jengkel dan geregetan).

Kalau ingin dukun yg resmi, bahkan diakui oleh jasa marga dan DLLAJR, ikutilah papan penunjuk jalan ini. Dijamin Anda sampai ke dukun yg dituju. Soal manjur atau tidak urusan belakangan, namanya juga usaha. Nah, wahai para caleg modal dengkul, ayo cepetan mumpung masih ada waktu!

Clekit Jawa Pos 07 April 2009

•April 7, 2009 • 1 Comment

Parpol Besar Dominasi Pelanggaran Kampanye

Kampanye terbuka Pemilu Legislatif 2009 telah berakhir hari Minggu kemarin. Hasilnya, ribuan pelanggaran kampanye terbukti dilakukan sejumlah partai politik (parpol) peserta pemilu. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) merilis sekitar 2.228 laporan pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh 38 parpol nasional hingga masa kampanye 4 April 2009. Dari 2.228 pelanggaran, 635 laporan di antaranya adalah kasus pidana pemilu dan 223 kasus pidana administratif. Sisanya pelanggaran dalam bentuk lain.

Dalam hal pidana pemilu, hampir semua delik dilanggar parpol. Pelibatan anak-anak dalam kampanye adalah yang paling dominan. Pengawas setempat melaporkan adanya 372 kasus peserta kampanye yang membawa anak-anak dalam kampanye. Pelibatan ini ada yang secara sengaja melibatkan anak sebagai bagian dari kampanye.

Selain pelibatan anak, delik pidana pemilu yang dilanggar parpol adalah kampanye di luar jadwal, perusakan alat peraga kampanye, serta penggunaan fasilitas negara atau pemerintah setempat. Ada pula beberapa praktik politik uang yang sudah ditindaklanjuti ke kepolisian dan kejaksaan, serta kampanye hitam, atau penghinaan petugas kampanye atas peserta kampanye lain.

Untuk pidana administrasi, mayoritas pelanggaran yang dilakukan peserta pemilu adalah berkampanye melewati batas waktu yang ditetapkan. Ada 89 kasus yang dilaporkan. Sementara di kategori pelanggaran lain-lain, Bawaslu mencatat ada 1.273 laporan bahwa parpol tidak memanfaatkan jadwal kampanye.

Namun, dalam hal rekor pelanggaran, parpol-parpol besar ternyata menjadi juaranya. Berdasarkan data Bawaslu, Partai Golongan Karya (Golkar) yang paling banyak melanggar kampanye dengan 158 laporan dari panitia pengawas. Disusul Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan 116 laporan, dan Partai Demokrat dengan 115 laporan. Mayoritas pelanggaran yang mereka lakukan adalah pidana pemilu.

Maraknya pelanggaran itu juga dibarengi buruknya kinerja KPU dalam merumuskan jadwal kampanye. Sebagaimana diberitakan, sudah empat kali KPU merevisi jadwal kampanye nasional. Hal itu menunjukkan lemahnya manajemen KPU dalam mempersiapkan kampanye.

Clekit Jawa Pos 04 April 2009

•April 4, 2009 • 4 Comments

Regulasi Baru Finansial

Konferensi tingkat tinggi (KTT) kelompok negara maju dan berkembang G-20 di London, Inggris, berakhir dengan happy ending. Dua kubu yang sebelumnya  bertentangan –kubu Prancis dan Jerman versus AS dan Inggris– telah mencapai kompromi. Mereka menghasilkan kesepakatan untuk menghentikan krisis finansial yang semakin dalam.

Intinya, pemimpin 20 negara maju dan berkembang yang mewakili 85 persen kekuatan ekonomi dunia itu setuju mengatasi krisis dengan mengucurkan dana senilai USD 1 triliun (sekitar Rp 11.500 triliun). Dari kesepakatan itu, Dana Moneter Internasional (IMF) mendapat dana terbesar, USD 750 miliar.

Dana itu bakal digunakan untuk menolong negara-negara yang menghadapi pelarian modal. Selain IMF, Bank Dunia diperkirakan juga mendapat dana ekstra. Forum G-20 juga sepakat menyediakan dana USD 250 miliar untuk mendorong perdagangan global. Agar krisis tidak terulang di masa mendatang, pengucuran dana itu bakal diikuti regulasi yang lebih tegas.

Konsultasi Lansia

•April 4, 2009 • Leave a Comment

Sendi Lutut Kanan Makin Kaku

Saya pria berusia sekitar 75 tahun, pensiunan pegawai negeri beberapa tahun yang lalu. Saya sekarang merasakan nyeri pada lutut kanan dan bertambah nyeri bila saya pakai untuk berjalan. Memang saya dulu menderita obesitas, namun akhir-akhir ini berat tubuh saya sudah berkurang. Dulu sewaktu baru pensiun, sekitar umur 56 tahun, saya merasakan kaku lutut kanan, terutama pagi. Lama kelamaan, lutut kanan saya terasa kaku dan akhirnya tidak bisa dilipat, sehingga saya sukar menjalankan salat.
Kata dokter, saya menderita osteoarthritis. Penyakit apa itu? Apa bisa dicegah? Bila telah terasa nyeri seperti ini bagaimana pengobatannya?

Suryo Suparjo, Lawang


Osteoarthritis adalah penyakit pada sendi yang berlangsung menahun. Hal ini terjadi karena kerusakan (destruction) tulang lunak (cartilage) pada persendian. Karena ada kerusakan pada tulang lunak (yang seharusnya sendi dapat digerakkan secara ’halus’ dan terkontrol tanpa menimbulkan nyeri), membuat sendi tidak dapat digerakkan secara ’halus’ (smooth). Dampaknya, timbul perubahan atau gangguan sendi berupa nyeri, pembengkakan, keterbatasan pergerakan, disertai perubahan bentuk dan ukuran sendi. Kerusakan pada cartilage tersebut umumnya karena penggunaan sendi yang berlebihan (overuse). Akhirnya dapat berakibat peradangan (inflammation) yang bersifat asimetris. Hal ini menimbulkan rasa nyeri pada sendi. Terutama, bila sendi digerakkan. Osteoarthritis sering menyerang beberapa sendi. Seperti, sendi pada ujung jari, termasuk sendi ibu jari, lutut, panggul, tumit, dan sendi tulang belakang (vertebra). Yang paling jarang diserang adalah sendi siku, pergelangan tangan, serta tumit. Adapun faktor risiko yang mendasari terjadinya osteoarthritis adalah obesitas (kegemukan), proses penuaan, jenis kelamin wanita, berkulit putih, hingga kelompok yang sering mengalami cedera berulang (terutama atlet).

Gejala pada osteoarthritis ini, awalnya memang kekakuan pada sendi yang diserang. Terutama, pagi atau bila hawa terasa dingin. Bila dibiarkan, lama kelamaan pergerakan sendi akan mengalami gangguan. Ujung-ujungnya, sendi menjadi kaku dan tidak bisa dilipat atau ditekuk. Nah, serangan pada lutut membuat penderita tidak dapat beribadah salat. Persendian lama kelamaan akan bengkak dan mengalami perubahan bentuk. Tak hanya itu, timbul nyeri pada sendi, terutama bila digerakkan.

Osteoarthritis ini penyebab pasti sampai sekarang tidak diketahui. Pencegahan dengan mengonsumsi makanan yang beragam, bergizi, berimbang, dan aman untuk tubuh. Titik berat dalam mengonsumsi makanan adalah pada kuantitas (jumlah). Yaitu, menjaga agar jangan berlebihan, sehingga tidak timbul obesitas atau kegemukan. Selain itu, perlu menjaga agar sendi tubuh tidak digunakan secara berlebihan (olahraga angkat besi atau angkat berat yang berlebihan), dan kurangi cedera sendi seoptimal mungkin. Untuk penyembuhan atau mencegah agar keluhan akibat osteoarthritis tidak makin parah, dapat ditempuh melalui beberapa cara. Hal ini bergantung berat ringannya osteoarthritis.

Untuk bidang pengobatan gizi dapat dilakukan dengan mengonsumsi bahan antioksidan. Seperti, vitamin C, vitamin E, beta karoten, atau selenium. Selain itu, dicoba mengonsumsi suplemen kalsium, vitamin D, glukosamin, serta chondroitin sulfat. Untuk ini, memang perlu konsultasi dengan dokter terdekat.
Bila keluhan akibat osteoarthritis menjadi lebih berat, perlu dilakukan pemberian obat (medical management) sampai tindakan operasi (surgery). Anda perlu membatasi pergerakan sendi yang menderita osteoarthritis. (*)


Prof Bambang Wirjatmadi MD MS MCN PhD

Spesialis Gizi

Cartoon Of The Week (April-I)

•April 3, 2009 • 2 Comments

Kotak Suara…”


Clekit Jawa Pos 02 April 2009

•April 2, 2009 • 2 Comments

Pemilu Seminggu Lagi

Hari pencontrengan (pemilu) tinggal seminggu lagi. Pesta demokrasi lima tahunan itu akan dilaksanakan dengan cara penandaan yg berbeda dari pemilu-pemilu sebelumnya, yaitu dengan mencontreng, bukan mencoblos.

Pemilu kali ini juga utk pertama kalinya wakil rakyat dipilih berdasarkan suara terbanyak, bukan nomor urut lagi spt dulu. Nah saudara-saudara, bagi Anda yg akan ikut pemilu, dalam memilih partai pilihlah yg benar-benar peduli dan mau tahu nasib rakyat. Untuk caleg, pilihlah yg pinter, berwawasan luas, ngerti politik, ngerti bagaimana permasalahan rakyat dan tahu solusinya, juga peka terhadap keadaan, tahu apa yg harus dilakukan dll. Jgn lupa pilih caleg yg kaya, karena caleg-caleg dengan ekonomi pas-pasan biasanya mereka pengangguran, kemudian mengadu nasib utang sana-sini cari modal utk nyaleg. Kelak begitu terpilih, 100% yg dilakukan adalah cari duit sebanyak-banyaknya utk mbalikin utang dan merubah kehidupannya menjadi lebih makmur, kalau perlu dgn cara korupsi.

Makanya berhati-hatilah, jangan sampai salah pilih. Karena nasib bangsa ini ke depan sangat tergantung pilihan Anda semua pd pemilu minggu depan. Oke?

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 32 other followers