Konsultasi Seks

 

Ingin Memacu Jumlah Sperma

 

Dok, saya pria berusia 30 tahun dan menikah setahun lalu. Hingga sekarang belum punya anak. Saya dan istri sudah sama-sama periksa. Hasilnya, istri memiliki kista. Sekarang, dia sudah intensif berkonsultasi dengan dokter kandungan.

Untuk saya, hasil pemeriksaan menyatakan bahwa jumlah sperma ternyata kurang dari normal. Apa yang harus saya lakukan agar bisa mendapatkan jumlah sperma yang cukup? Bisakah dengan konsumsi makanan tertentu atau suplemen? Bisakah olahraga meningkatkan jumlah sperma?

Bagus, Surabaya

 

Ada kriteria jumlah sperma (spermatozoa) disebut baik. Yakni, dalam tiap mililiter cairan sperma, didapatkan lebih dari 20 juta spermatozoa. Jika seorang pria saat ejakulasi mengeluarkan sperma sebanyak 3 ml –ada 20 juta spermatozoa tiap ml–, dalam ejakulat/sperma tersebut terdapat 60 juta spermatozoa.

Di situlah uniknya. Spermatozoa harus berjumlah banyak. Padahal, spermatozoa yang membuahi sel telur hanya satu dan harus satu. Sebab, sebagian sperma yang disemprotkan/diletakkan di sekitar mulut rahim akan keluar dari vagina. Hanya sebagian kecil yang bisa memasuki rahim untuk melanjutkan perjalanan terkait dengan fungsi reproduksi.

Satu hal khusus tentang sel sperma, dari kepala spermatozoa dikeluarkan bahan penting (enzim hyaluronidase). Jika jumlahnya cukup, dimungkinkan terjadi pembuahan. Testis yang merupakan pabrik spermatozoa berperan utama dalam produksi sperma seseorang. Untuk bisa mengoptimalkan produksi sperma, faktor yang menghambat harus disingkirkan atau diminimalkan. Sedangkan faktor yang baik harus ditingkatkan.

Faktor yang mengganggu produksi sperma, antara lain, kegemukan. Khususnya, gemuk di daerah perut, varises di sekitar testis (varikokel), dan paparan bahan yang mengganggu sperma. Di antaranya, polutan dari plastik (2-ME/Methoxy ethanol), polutan dari pembakaran rokok, alkohol, radiasi, dan paparan suhu panas.

Mengenai pertanyaan Pak Bagus terkait dengan olahraga, makanan, mineral, atau tindakan untuk meningkatkan kualitas sperma, ada beberapa penjelasan. Olahraga perlu dilakukan secara bertahap dan teratur. Jangan berlebih sampai overtraining. Jika berbakat varikokel, hindari jenis olahraga yang berdampak meningkatkan tekanan rongga perut. Misalnya, lompat. Olahraga yang baik dan tidak mengakibatkan varikokel adalah berenang.

Makanan dikatakan baik jika memenuhi syarat kuantitas dan kualitas. Kuantitas dianggap cukup apabila tidak melebihi jumlah kalori yang dibutuhkan untuk kebutuhan per hari. Harapannya, badan tidak makin gemuk. Secara kualitas, makanan dikategorikan baik jika komposisi kandungan karbohidrat, protein, dan lemak memenuhi syarat. Selain itu, komposisi serat serta kandungan vitamin dan mineral tercukupi. Bahan lain yang dibutuhkan adalah seng (Zn), vitamin C dan E, serta asam amino tertentu.

Vitamin dan mineral memang dibutuhkan, tetapi jumlahnya tidak banyak. Kalau kekurangan, akan terjadi masalah. Tetapi, jika dikonsumsi berlebih, dampaknya merugikan.

Satu hal lagi untuk meningkatkan jumlah sperma. Yaitu, memperhaiki kadar hormon reproduksi. Khususnya, jika pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar hormon kurang. (*)

 

dr Hudi Winarso

 

Advertisements

~ by wahyukokkang on October 26, 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: