Konsultasi Anak

 

Lahir dengan Vakum, Napas Grok-Grok

 

Dok, anak saya lahir sekitar tiga bulan lalu dengan proses vakum. Sejak lahir sampai sekarang, terdengar bunyi grook. Saya pernah bawa ke dokter dan diberi obat tetes. Namun, tidak ada hasilnya. Apakah sesung-guhnya penyakit anak saya? Bagaimana proses uap? Saya sering mendapatkan masukan untuk itu. Terima kasih jawabannya.

 

Taufan, Somewhere

 

Keluhan grok-grok pada bayi Bapak juga sering dialami bayi-bayi lain. Sebagian besar penyebabnya adalah hipersensitivitas pada saluran napas bayi. Kiranya perlu sedikit kita ketahui manifestasi klinis yang sering dikaitkan dengan hipersensitivitas/alergi pada bayi. Berikut di antaranya.

·         Gangguan saluran cerna: Sering muntah/gumoh, kembung, cegukan, sering buang angin, sering ngeden/mulet, tidak buang air besar (BAB) tiap hari, atau sering buang air besar (lebih dari tiga kali per hari).

·         Kulit sensitif: Sering timbul bintik atau bisul kemerahan terutama di pipi, telinga, dan daerah yang tertutup popok. Kerak juga sering terjadi di daerah rambut.

·         Napas grok-grok: Kadang disertai batuk, terutama malam dan pagi, siang hilang. Bayi seperti ini berisiko sering batuk atau bila batuk lama (lebih dari tujuh hari) dengan dahak berlebih.

·         Sesak bayi baru lahir disertai kelenjar thimus membesar (TRDN/TTNB). Bayi seperti itu, menurut penelitian, berisiko asma sebelum usia prasekolah.

·         Sering bersin, pilek, kotoran hidung banyak, kepala sering miring ke salah satu sisi (sehingga berisiko kepala peyang) karena hidung buntu.

·         Mata sering berair atau sering timbul kotoran mata (belekan), baik di salah satu maupun di kedua sisi.

·         Sering berkeringat (berlebihan).

Untuk mengetahui penyakit anak Bapak, perlu diketahui terlebih dahulu apakah terdapat alergi pada Bapak/Ibu. Sebab, bila salah satu orang tua alergi, sekitar 40 persen kondisi tersebut mungkin diturunkan kepada anak. Bila kedua orang tua alergi, probabilitas meningkat menjadi 80 persen. Langkah selanjutnya adalah memeriksa secara lebih detail.

Penanganan gangguan alergi yang paling utama adalah dengan menghindarkan alergen (penyebab alergi) sehingga kita perlu mengidentifikasi penyebab itu dengan cermat. Penguapan hanya dilakukan untuk membantu pengobatan, bukan terapi utama. Perlu diketahui, penguapan pada bayi harus di bawah pengawasan tenaga medis yang terlatih. Sebab, berbagai refleks bayi belum berkembang sempurna.

Saran saya, segeralah bawa bayi Bapak ke dokter anak di rumah sakit terdekat untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan yang tepat. (*)

 

dr Tony Chandra MSi Med Sp.A

Spesialis Anak RS Surabaya Internasional

Advertisements

~ by wahyukokkang on November 1, 2008.

2 Responses to “Konsultasi Anak”

  1. Dok, anak saya laki-laki usia 2,5 tahun. BAB tiga hari sekali. yang mau saya tanyakan kenapa faeces anak saya seukuran orang dewasa apa penyebabnya? Apakah sistem pencernaan/pengeluarannya yang tidak normal?Harus diperiksakan di bagian apa? Terima kasih atas jawabannya.

  2. dok, anak saya umur 11 bulan, tgl 19 feb ini genap umur 1 tahun. kalo blh tau kpn kami bisa imunisasi ipd anak kami/mksh dok

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: