Konsultasi Seks

Sulitnya
Mengkomunikasikan Seks

Saya ibu dua anak, sudah menikah hampir 12 tahun. Hingga saat ini, saya sulit mendapatkan kepuasan saat hubungan seks dengan suami. Kecuali dengan masturbasi. Biasanya, segera setelah selesai berhubungan, saya ke kamar mandi dan melakukan masturbasi sampai puas. Suami sering tanya mengapa lama di kamar mandi, saya jawab membersihkan diri. Saya mau terus terang kepada suami, tetapi takut dia tersinggung dan marah. Apa yang mesti saya lakukan, Dok?

Ny Indira, Madiun


Prinsip yang semestinya dijadikan patokan dalam komunikasi seks adalah tidak mengungkapkan materi secara negatif. Beberapa contoh Komunikasi yang bersubstansi negatif, antara lain, menyalahkan pasangan atau menghakimi dalam pengertian yang jelek. Berbicara tentang hal yang dimaksudkan, sikap yang diinginkan, atau hal yang tidak disenangi agar tidak dilakukan diperlukan suami istri.

Anorgasme atau kesulitan orgasme dapat terjadi karena faktor diri sendiri atau faktor pasangan. Faktor pasangan, antara lain, disebabkan jeleknya kualitas komunikasi pasangan suami istri. Sebagai contoh, suami yang mengalami ejakulasi dini merupakan masalah yang menjadi penghambat untuk tercapainya kepuasan istri.

Faktor diri sendiri, antara lain, disebabkan trauma pada proses perkembangan psikoseksual, trauma psikologis, atau gangguan fisik. Misalnya, infeksi daerah organ intim yang mengakibatkan nyeri saat berhubungan. Nyeri tersebut berpotensi menghambat orgasme.

Tanpa komunikasi seks yang baik, kekurangan atau hambatan tak bisa diketahui pasangan. Selanjutnya, kekurangan yang ada tidak bisa segera diperbaiki. Menyampaikan materi pembicaraan dengan cara bijak dan pada saat tepat akan mengurangi munculnya respons kurang baik dari pasangan. Kalau pasangan tidak berkenan atau marah, lazimnya itu tidak lama. Beberapa saat kemudian, dia akan bisa memahami.

Konsep bahwa suami dan istri sebagai satu kesatuan akan mempertegas pemahaman bahwa istri tak perlu khawatir menyampaikan pesan kepada suami jika memang bertujuan baik. Pasangan harus selalu berupaya membangun kualitas komunikasi yang lebih baik sehingga seiring dan semakin lama perkawinan akan semakin enjoy.

Ada beberapa tip untuk mendapat kualitas Komunikasi Seks pasangan agar optimal.

– Selalu lakukan komunikasi seks dengan substansi positif.

– Pahami sikap pasangan Anda. Pria lazimnya tak senang digurui.

– Jika komitmen pernikahan tetap dilanjutkan, sesulit apa pun masalahnya tetap upayakan terjadi dinamika komunikasi dengan pasangan Anda. (*)


Dr Hudi Winarso SpAnd MKes

Advertisements

~ by wahyukokkang on December 13, 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: