Clekit Jawa Pos 27 Jan 2009

Fatwa Rokok Haram MUI

Forum Ijtimak Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia III memutuskan bahwa rokok haram untuk anak-anak, remaja, dan wanita hamil. Rokok juga diharamkan diisap di tempat umum. Sementara itu, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) tidak sependapat dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengharamkan rokok bagi orang-orang dengan kriteria tertentu. PB NU berketetapan merokok hanya diberi fatwa makruh (dianjurkan untuk dihindari).

”Kalau di NU, dari dulu sampai sekarang, (merokok) itu hukumnya makruh, tidak sampai haram,” ujar Ketua Umum PB NU Hasyim Muzadi setelah mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla membuka Rapimnas Ikatan Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa di Taman Mini Indonesia Indah Senin kemarin (26/1).

Menurut Hasyim, NU menganggap terdapat relativitas dampak rokok terhadap kesehatan sehingga tidak bisa langsung dinyatakan haram seperti minuman keras atau daging babi. ”Bahayanya (rokok) itu relatif, tidak signifikan seperti minuman keras. Orang yang merokok juga punya relativitas. Ada yang kalau merokok, pikirannya jadi terang. Tapi kalau orang sakit TBC yang merokok, bisa langsung game,” ujarnya.

Wah, kok jadi pertentangan pendapat gitu ya? Makanya lain kali nggak perlulah MUI ngeluarin fatwa utk urusan2 yang sepele gitu, karena hanya akan jadi polemik, cuma rame di media, sementara di masyarakat sendiri toh nggak bakalan dipatuhi. Intinya, jangan ngeluarin fatwa yg sia-sia! Mending ngeluarin fatwa yg tegas misalnya soal: Bagaimana hukumnya orang-orang bodoh, nggak punya kemampuan apa-apa tapi nekat maju jadi caleg. Bukankah kalau kelak terpilih, oknum-oknum tersebut akan mengakibatkan kerusakan/ketidakberesan negara ini selama 5 tahun ke depan?

Advertisements

~ by wahyukokkang on January 27, 2009.

3 Responses to “Clekit Jawa Pos 27 Jan 2009”

  1. Emang MUI kurang kerjaan. Wah gimana ya kalo suatu saat MUI ngeluarkan fatwa bahwa nggambar kartun itu haram ya… he..he..he..

  2. Kalo nggambar kartun haram, jadinya saya yg kurang kerjaan dong, malah selanjutnya kehilangan kerjaan, hehehe!

  3. kok sering banget negara ini, institusi, organisasi, membahas sesuatu yg tidak urgent bahkan cenderung tidak penting. kenapa juga bahas merokok itu haram, bukannya dari dulu sudah ada aturan jelas. himbauan yg juga jelas. mbok ya, yg jelas2 dipikirkan yaitu bagaimana membuat mental/jiwa,pikiran orang Ind itu lebih maju dan sadar diri. kalo pada sadar diri, entah ttg gaya hidupnya, perilakunya, omongannya, keadaannya. pasti ga akan ada yg namanya merokok di tempat umum, ganggu orang bnyk. ga ada wanita hamil merokok. ga akan ada orang korupsi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: