Clekit Jawa Pos 05 Maret 2009

Lagi, Anggota DPR Ditangkap KPK

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tidak pernah kapok berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Setelah Al Amin Nasution dan Bulyan Royan, kali ini yang tertangkap tangan menerima suap adalah anggota Komisi V DPR Abdul Hadi Djamal. Dia ditangkap setelah diduga menerima uang suap terkait proyek pembanguan dermaga dan bandara di wilayah Indonesia Timur. Hebat, kebobrokan DPR emang nggak ade matinye, hehehe!!

~ by wahyukokkang on March 5, 2009.

4 Responses to “Clekit Jawa Pos 05 Maret 2009”

  1. Nah udah banyak contohnya khan kebobrokan anggota Dewan kita??? bagi para Caleg yg belum terlanjur terpilih, ayo pilih mana: jadi yg jujur ato yg ajur??? ato ntar elo2 pade kalo kepilih mo nambah urutan/ deretan yg disikat abis ame KPK? Sumpah deh… gue berani taruhan kalo para anggota Dewan masih bobrok spt itu aje mental& moralnya, dijamin negeri ini semakin semrawut dan entar penghuni neraka di akherat sana banyak yg dari negeri ini. Gak percaya??? gue berani taruhan deh…. hehe…. sopo sing gelem taruhan? DPR= Dewan Pemeras Rakyat… edan kabeh!!!

  2. negri yang teramat haibats !!

  3. Dunia wes ajur,malah dibuat ajur lagi!Lha kalo gak ada yang nyuAp,mreka2 orang DPR dapat uang tambahan darimana ya maz…?hehehehehe….kalo minta sama maz wahyu,mereka gak akan dapat uang tapi dapat CLEKITAN (canda Lah biar gak mata duitan).whahahahaha….wes2,apes tenan….

  4. PISAU TAJAM KORUPSI

    Kebusukan nafsumu, membunuh jiwaku. Lalu kau berjalan meyeringai membiarkanku sendiri. Dengan suara terbahak kau berjalan pergi, membiarkanku terluka. Tubuhku menggelepar tak berdaya, kau menikamku dengan pisau tajam korupsi.

    Hatiku berdarah dalam tubuh, aku merintih kesakitan. Darahku menetes. Setiap darah yang menetes membakar perih ini setiap saat. Koruptor membinasakanku.

    waktu itu……….

    Semalam sebelumnya, diantara kedua tanganmu kekuatanmu berasal. Gema senandung kesedihan dari seorang yang sengsara, hati anak yatim yang hatinya hancur berkeping-keping, desah ratapan seorang yang tertindas, kau bantu. Kau ku anggap sebagai juru selamatku.

    Tapi kini…………!!!!

    Dalam malam tenang, hati membukakan pintu rahasia kamarku, angin membangunkanku tidur lelapku.

    KPK menangkapmu…

    Dengan halus, Abdul Hadi Djamal menikamku dengan pisau tajam korupsi.

    sumber:http://asyiknyaduniakita.blogspot.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: