Konsultasi Kesehatan

Sering Terserang Asma

Setelah menginjak usia 50 tahunan ini, saya sering menderita sesak napas yang didahului dengan bersin-bersin. Sejak dahulu, memang saya menderita gejala penyakit yang sama, tetapi tidak sesering sekarang. Banyak teman yang mengatakan bahwa saya menderita alergi. Ada pula yang menyebut bahwa saya menderita asma.

Apakah itu alergi dan apa pula asma? Mohon penjelasannya, Dok. Kira-kira apa yang bisa saya lakukan untuk mencegah timbulnya gejala tersebut? Baik dari segi gizi maupun yang lain. Terima kasih, Dok.

Sulistyorini, Bangkalan


Ibu Sulistyorini, alergi merupakan reaksi hipersensitif (berlebihan) dari tubuh terhadap kondisi lingkungan dan antigen atau benda yang dianggap asing oleh tubuh. Dalam keadaan normal, benda asing yang masuk ke dalam tubuh akan ditangkal atau dinetralkan oleh aktivitas sistem kekebalan tubuh melalui pembentukan antibodi. Jadi, bila tubuh memberikan reaksi yang berlebihan, alergi akan timbul. Timbulnya gejala klinik bergantung kondisi. Berat ringannya terkadang dapat membahayakan tubuh.

Antigen atau benda asing yang dapat mengakibatkan alergi pada tubuh manusia disebut sebagai “alergen”. Bentuk alergen memang sangat bervariasi. Itu berupa polen (serbuk sari bunga tumbuhan), obat, debu kain, bakteri, bahan kimia, debu, kosmetik, bulu binatang (kucing, anjing, kelinci), serta makanan (daging, telur, keju, kacang, cokelat, susu, MSG, bahan pengawet).

Benda asing atau alergen dapat masuk ke dalam tubuh melalui berbagai cara. Yakni, alat pernapasan (sebagai inhalan), alat pencernaan (sebagai ingestan), suntikan (sebagai injektan), atau sentuhan kulit (sebagai kontaktan).

Reaksi keluhan klinik karena alergi sangat bervariasi. Pada saluran pernapasan, biasanya itu ditandai dengan bersin, pilek, sesak napas, dan asma. Kalau reaksi alergi itu terjadi pada alat pencernaan, gejalanya dapat berupa mual, muntah, atau diare. Jika reaksi alergi tersebut terjadi pada kulit, reaksinya berupa bidur, kulit memerah, bintik merah, benjolan mirip bisul, eksem, atau kulit melepuh.

Bisa dikatakan bahwa asma sebenarnya reaksi hipersensitif (berlebihan) dari tubuh karena antigen atau benda asing. Keluhannya menyerang sistem pernapasan. Keluhan asma umumnya berupa gangguan penyumbatan pada saluran pernapasan. Ini disebabkan reaksi alergi tubuh terhadap berbagai alergen. Keluhannya ditandai bersin, batuk dengan frekuensi sering dan berulang, “bengek”, atau sesak napas (rasa seperti ada sumbatan di tenggorok). Plus, bunyi yang khas (wheezing). Penyakit asma ini sifatnya kronis, sering dipicu stres emosi, aktivitas yang berlebihan, infeksi pernapasan (virus), perubahan temperatur/kelembapan, ataupun asap gas/bau cat.

Ibu Sulistyorini, semakin tua, fungsi tubuh juga semakin menurun, termasuk sistem kekebalannya. hal yang wajar bila serangan bersin dan sesak napas semakin sering. Keadaan tersebut diperberat lagi bila benda asing atau alergen menjadi semakin banyak dan sulit dihindari.

Cara terbaik untuk mencegah serangan asma adalah menghindari benda asing atau alergen. Selain itu, perlu menghindari faktor pemicunya. Untuk zat gizi, yang perlu dicukupi adalah kebutuhan sejumlah vitamin. Yakni, vitamin A, E, B6, B12, dan vitamin C. Vitamin tersebut sangat dibutuhkan untuk menangkal alergen dan memperbaiki atau mengurangi gejala klinik pada sistem pernapasan. Kebutuhan mineral magnesium juga perlu dicukupi.

Minyak ikan (fish oil) dapat dikonsumsi untuk mengurangi serangan asma. Hindari penggunaan minyak goreng yang banyak mengandung omega-6. Misalnya, minyak biji bunga matahari.

Sedangkan beberapa makanan yang dapat mengurangi serangan asma adalah onion, bawang putih (garlic), sayuran, dan buah yang kaya vitamin C. Penggunaan minuman kopi yang hangat pada waktu serangan akan membantu melebarkan jalan napas. Selain itu, hindari rokok.

Penggunaan “herbs” seperti minyak kayu putih yang dioleskan pada punggung atau dada juga mengurangi serangan/keluhan asma. Dan kegiatan yang dianjurkan adalah melakukan aktivitas ringan. Di antaranya, berenang. Usahakan berenang di tempat yang hangat dan bisa terpapar sinar matahari secara langsung. (*)


Prof Bambang Wirjatmadi MD MS MCN PhD

Spesialis Gizi

Advertisements

~ by wahyukokkang on April 26, 2009.

One Response to “Konsultasi Kesehatan”

  1. Wah,enak nich….penderita asma aja ada akademinya.So,bukan hanya hal politik aja yang berkembang pesat tapi ASMA pun juga berkembang cepat…
    He…he…he…
    kLo ASEM,itu Akademi apaan maz…???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: