Clekit Jawa Pos 26 Februari 2011

•February 26, 2011 • 6 Comments

Nurdin + PSSI = Korupsi…

Tuntutan mundur buat Nurdin Halid oleh ribuan demonstran menghiasi media beberapa hari terakhir. Hujatan dan cacian terhadap Nurdin Cs sangat bisa kita pahami, mengingat kengototan Nurdin untuk bertahan, dan bahkan hendak maju lagi menjadi ketua umum periode mendatang, padahal sudah sangat jelas hanya kegagalan demi kegagalan yang  bisa dilpersembahkan oleh  Nurdin selama memimpin PSSI. Sementara prestasi? Nol besar!

Bobroknya PSSI di bawah kepemimpinan Nurdin Halid selama dua periode sudah sangat kronis. Menurut data Indonesia Corruption Watch (ICW), dugaan korupsi dana APBN dan APBD di tubuh PSSI serta sejumlah klub Liga Super Indonesia (LSI) mencapai Rp 720 miliar per tahun. Angka itu dihitung dari dana yang disinyalir telah dikorupsi pengurus PSSI dan kepala daerah di seluruh wilayah Indonesia yang menjadi domisili klub sepak bola yang bernaung di bawah kompetisi PSSI. Sekadar informasi, terdapat sekitar 30 klub Divisi Utama dan 18 klub LSI yang bermain dalam kompetisi yang digelar PSSI setiap tahunnya.


Clekit Jawa Pos 24 Februari 2011

•February 24, 2011 • 1 Comment

Ribuan Suporter Segel Kantor PSSI

Ribuan suporter sepak bola dari berbagai daerah terus menyerukan revolusi di tubuh PSSI. Kemarin, mereka kembali menyerbu kantor otoritas sepak bola nasional itu di kompleks Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Massa yang datang dari beberapa kota tersebut juga menyegel kantor PSSI.

Langkah itu dilakukan karena tuntutan mereka agar Nurdin mundur dari kursi Ketum PSSI serta mereformasi jajaran pengurus PSSI tidak digubris. Bahkan, sampai kemarin para pengunjuk rasa belum ditemui wakil dari PSSI.

Selain menggembok pintu masuk kantor PSSI, mereka memasang spanduk kecil yang bertulisan penyegelan oleh kelompok suporter. ’’Sekarang gedung ini dikuasai kami, suporter sepak bola Indonesia. Tidak boleh lagi ditempati mafia bola, judi, dan koruptor,’’ ujar Prianto Jasmo, ketua tim perumus Aliansi Suporter Indonesia.

Nah, wahai dikau Nurdin Halid, kalau dirimu masih merasa sebagai manusia, sadarlah… Janganlah melihat tindakan mundur dari jabatan itu sebagai sebuah kenistaan, justru mudurnya Anda hakikatnya adalah kemajuan bagu Anda,  yakni Anda jadi punyai sikap bijak dan legowo. Satu sikap yang tidak Anda punyai selama ini…


Clekit Jawa Pos 22 Februari 2011

•February 22, 2011 • 4 Comments

PSSI Oh PSSI…

Sulit mengharapkan perubahan dari PSSI. Hal itu tecermin dari calon ketua umum yang lolos verifikasi untuk bertarung dalam Kongres PSSI di Bali pada 26 Maret nanti. Dua nama anyar yang meramaikan bursa pencalonan, yakni KSAD Jenderal George Toisutta dan pengusaha Arifin Panigoro, ternyata terpental.

Sebaliknya, komite pemilihan hanya meloloskan dua calon yang notabene incumbent. Yakni, Nurdin Halid dan Nirwan Dermawan Bakrie. Keduanya menjadi tandem dalam memimpin PSSI sejak 2003. Dengan lolos verifikasi, Nurdin dan Nirwan berpeluang kembali memimpin PSSI untuk periode 2011–2015.

Hal ini tentu saja memantik reaksi keras dari banyak pihak. Menpora Andi Mallarangeng mengatakan bahwa pemerintah akan meminta penjelasan PSSI apa alasan tim verifikasi tidak meloloskan George dan Arifin. Sementara itu, Jenderal George Toisutta dan Arifin Panigoro akan melakukan upaya banding.
Publik dan aktivis pecinta bola dari berbagai elemen juga langsung mengadakan demo menuntut reformasi di tubuh PSSI, terutama Nurdin Halid harus mundur. Bahkan di Surabaya, dari hasil dialog sepakbola yang diadakan Jawa Pos, muncul usulan untuk membentuk PSSI tandingan.


Clekit Jawa Pos 19 Februari 2011

•February 19, 2011 • 1 Comment

Dalang Kerusuhan…

Polisi telah menetapkan seorang tersangka dalang kerusuhan Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten. Dia adalah Kiai Haji Ujang Arif. Pemimpin sebuah organisasi yang berinduk di Jakarta itu diduga menggerakkan warga untuk menyerbu jamaah Ahmadiyah.

’’Ya, dia yang mengirim SMS untuk menyerang,’’ kata Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Ito Sumardi di kantornya kemarin (17/2). Dia menambahkan, hingga kini polisi terus berupaya mengungkap siapa yang terlibat dalam beberapa kerusuhan di daerah. ’’Kami mendalami keterkaitan semuanya,’’ kata dia.

Semoga, tak ada lagi dalang-dalang kerusuhan di masa-masa yang akan datang. Bagi Anda yang berbakat jadi dalang, salurkanlah keahlian Anda di jalan yang benar…


Clekit Jawa Pos 17 Februari 2011

•February 17, 2011 • 1 Comment

Bubarkan Ormas Anarkis!

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memerintahkan pembubaran organisasi masyarakat (ormas) yang terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan. Namun SBY yang berbicara saat menyampaikan sambutan pada Hari Pers Nasional 2011 di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (9/2), tidak secara tegas menyebutkan ormas yang harus dibubarkan tersebut.

“Jika ada kelompok atau organisasi resmi yang selama ini terus melakukan aksi-aksi kekerasan, yang bukan hanya meresahkan masyarakat luas, tapi nyata-nyata telah banyak menimbulkan korban, maka penegak hukum agar mencarikan jalan yang sah dan legal untuk bisa perlu dilakukan pembubaran atau perubahan,” kata SBY.

Presiden menyinggung hal tersebut menyusul dua aksi kekerasan yang dilakukan sekelompok orang di awal pekan ini yang menimbulkan korban tewas dan kerusakan sejumlah fasilitas umum. Insiden pertama, penyerangan kelompok penganut Ahmadiyah di Pandeglang, Banteng, Minggu (6/2), dengan tiga korban tewas dari kelompok Ahmadiyah. Sementara insiden kedua, penyerangan dua gereja dan pembakaran sejumlah kendaraan, termasuk mobil polisi, di Temanggung, Jawa Tengah, Selasa (8/2).


Clekit Jawa Pos 16 Februari 2011

•February 16, 2011 • 1 Comment

Kekerasan Oh Kekerasan…

Peristiwa penyerangan dan kekerasan oleh satu kelompok terhadap kelompok lain yang dianggap berbeda semakin menjadi “hal biasa” di negeri ini. Dengan dalih bahwa keyakinan yang dianutnya “paling benar” dan yang dianut kelompok lain “tidak benar” dengan mudah mereka menyerbu dan membantai sesama makhluk Tuhan.

Bahkan yang lebih mengenaskan lagi, Tuhan Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang itu mereka libatkan dalam aksi brutal, bahkan aksi membunuh. Dengan lantangnya mulut mereka meneriakkan Allahu Akbar, sementara tangannya mengayunkan parang mencabut nyawa orang lain. Benar-benar memprihatinkan…


Clekit Jawa Pos 12 Februari 2011

•February 12, 2011 • 6 Comments


Susu Formula Bermasalah…

Perintah Mahkamah Agung agar lembaga peneliti dan pemerintah mengumumkan daftar produk susu yang tercemar bakteri mestinya ditaati. Mengumumkan temuan ini sungguh penting demi melindungi kesehatan masyarakat. Apalagi produk ini dikonsumsi oleh bayi, yang kondisi tubuhnya masih rentan. Hasil riset IPB yang dipublikasikan pada 2008 ini memang mengejutkan. Terbukti 22,7 persen dari sampel tercemar bakteri Enterobacter sakazakii, jenis bakteri yang menyerang selaput otak dan jaringan pencernaan bayi. Sayangnya, tim peneliti IPB tidak menyebutkan merek susu dan makanan bayi yang tercemar itu.

Menyikapi putusan MA, Kementerian Kesehatan dan BPOM bukannya mengumumkan secepatnya, tapi malah membuat semacam bantahan. Lewat konferensi pers Kamis lalu, mereka melansir hasil penelitian BPOM atas produk sejenis yang beredar sejak 2008 hingga 2010. Hasilnya, tak ada susu formula yang tercemar bakteri.

Barangkali Kementerian Kesehatan, IPB, dan BPOM takut jika mereka membuka data akan merugikan produsen susu formula. Jika itu masalahnya, sudah seharusnya tiga lembaga ini mementingkan keselamatan umum. Membuka merek bermasalah memang membawa risiko bisnis yang tidak kecil. Tapi justru di sinilah rasa keadilan kita diuji. Pemerintah dan IPB lebih mementingkan kesehatan masyarakat atau melindungi produsen susu?

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 32 other followers