Clekit Jawa Pos 21 Nov 2009

•November 21, 2009 • 3 Comments

Saktinya Anggodo Widjojo

Anggodo Widjojo, tokoh sentral setelah rekaman penyadapan KPK dibeber di MK, kembali menunjukkan kesaktiannya. Ang Tju Nek, nama Tionghoa Anggodo, tak pernah menunjukkan rasa keder meski nyata-nyata merekayasa proses jalannya peradilan dan telah diketahui orang seluruh negeri. Kali ini apa yang terjadi pada Anggodo betul-betul menjawab penasaran rakyat bahwa dia memang sosok sakti mandraguna. Rakyat tak ragu lagi sekarang. Betapa memble aparat penegak hukum kita, betapa bebal institusi penyangga keadilan terhadap harapan rakyat akan rasa keadilan.

Logikanya sederhana saja. Seperti yang diherankan Trimoelja D. Soerjadi, pengacara kawakan dari Surabaya, simpul dalam kasus penyuapan itu cuma ada dua. Yaitu, yang disuap dan yang menerima suap. Yang dituduh menerima suap, Bibit dan Chandra, telah mengalami nasib begitu rupa. Dikuyo-kuto dan menjadi pemberitaan media massa sekian lama, karena polisi menuduh dua pimpinan KPK itu telah menerima suap dari Anggodo lewat Ari Muladi. Simpul lainnya yaitu Anggodo, sebagai pihak penyuap. Tapi, hingga hari ini dia tetap menjadi orang yang baik-baik saja di mata polisi. Ada apa ini?

Clekit Jawa Pos 19 Nov 2009

•November 19, 2009 • Leave a Comment

PLN Oh PLN…

Salah satu BUMN yg paling berpenyakitan dan nggak sembuh-sembuh dari dulu adalah Perusahaan Listrik Negara (PLN). Problem laten mereka adalah peraturan yg membelit, kurangnya pasokan, masalah subsidi, korupsi para pejabatnya, dll. Akibat permasalahan mereka, masyarakat sebagai konsumen yg harus menanggungnya. Pemadaman bergilir dan menaikkan tarif, adalah solusi yg mereka lakukan selama ini utk permasalahan mereka. Solusi yg bagi masyarakan malah menjadi masalah baru ini tetap saja mereka lakukan, meski mereka tahu ini tidak efektif.

Andai saja listrik tidak dimonopoli pemerintah, andai saja pihak swasta bisa ikut berperan, mestinya tidak separah ini kondisi listrik di negeri ini. Kalangan industripun akan bergerak makin dinamis, tanpa terganggu pemadaman yg sangat merugikan proses produksi, yg dalam jangka panjang akan mengganggu jalannya industri secara nasional.

Clekit Jawa Pos 17 Nov 2009

•November 17, 2009 • Leave a Comment

Musim Hujan Tiba

Setelah sekian lama kita kepanasan selama kemarau, akhirnya hujan datang juga. Musim hujan membawa kesejukan, menghilangkan kegerahan. Semoga datangnya musim hujan ini juga dibarengi dengan datangnya hal-hal yang baik di negeri ini, misalnya datangnya kejujuran para aparat penegak hukum. Karena hukum hanya bisa ditegakkan oleh orang-orang yang jujur, bukan oleh orang-orang brengsek.

Tapi kayaknya, kita ini lebih banyak punya orang brengsek daripada orang jujur, ya?

Clekit Jawa Pos 14 Nov 2009

•November 14, 2009 • 1 Comment

Mengatasnamakan Tuhan

Setelah Susno Duadji memberikan pernyataan tidak menerima uang 10 miliar dengan mengucap “Demi Allah”, kini giliran Wiliardi Wizard, salah satu terdakwa kasus pembunuhan Nasrudin bersumpah juga “Demi Allah” bahwa dirinya mendapat tekanan dan iming-iming bebas dalam pembuatan BAP di kepolisian, sehingga isi BAP tersebut dikatakannya tidak benar alias bohong. Kontan penyataan Wiliardi dalam sidang lanjutan ini oleh jaksa penuntut umum (JPU) dianggap sebuah kebohongan.

Nah, sekarang kita disuguhi tontonan tingkah polah para pejabat dan aparat kita yg semakin nggak karuan. Nggak ada lagi yg bisa dipercaya. Mereka tahu rakyat sekarang sudah makin pintar, tidak mudah dibohongi. Untuk itulah, maka demi mendapatkan simpati dan kepercayaan dari masyarakat, mereka dengan mudah mencatut nama Tuhan.

Demi Allah, saya SANGAT MUAK melihat semua ini!

Clekit Jawa Pos 12 Nov 2009

•November 12, 2009 • 1 Comment

Komisi III Dukung Polri-Jaksa

Setelah mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Polri, Komisi III DPR menggelar RDP dengan Kejaksaan Agung. Seperti sebelumnya (mendukung Polri), kali inipun Komisi III membela dan mendukung Kejaksaan untuk melanjutkan kasus Bibit-Chandra di pengadilan. Mereka seakan mengabaikan fakta dan rekomendasi Tim 8 untuk menghentikan kasus ini.

Pertemuan berikutnya dengan Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi (Kompak) pun tak menghasilkan apa-apa, bahkan ricuh karena pihak Komisi III DPR tidak memberikan menjawaban yg memuaskan terhadap pertanyaan2 pihak Kompak. Rapat juga ditutup tiba-tiba dan pihak DPR lebih dulu ngacir meninggalkan ruangan.

Inilah saudara-saudara, kerja anggota DPR yg katanya wakil rakyat. Ternyata tidak mendukung dan membela rakyat, tapi membela yg lain… Asem tenan!

Clekit Jawa Pos 07 Nov 2009

•November 7, 2009 • 1 Comment

Sumpah Susno Duadji

Mabes Polri mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (5/11/2009) malam hingga Jumat (6/11/2009) dini hari. Dalam acara tersebut, Susno paling menjadi pusat perhatian.

Hampir semua anggota Dewan mempertanyakan dugaan penyuapan Rp 10 miliar yang disangkakan kepadanya sesuai dengan rekaman yang diduga berisi upaya kriminalisasi KPK. Bahkan, perwakilan dari Fraksi PKS meminta kepada Susno untuk bersumpah jika benar-benar tidak menerima suap.

Menjawab tantangan tersebut, Susno tidak gentar. Pria berkacamata ini pun mengucapkan asma Tuhan untuk menyatakan bahwa dirinya tidak menerima uang Rp 10 miliar terkait dengan kasus Bank Century.

“Sebagai seorang muslim, lillahi taala, saya tidak pernah mendapatkan Rp 10 M dari siapa pun terkait dengan kasus Bank Century,” sumpah Susno sambil mengangkat tangan kanannya ke atas.

Jujurkah Susno? Hanya dia dan Tuhan yang tahu…

Clekit Jawa Pos 05 Nov 2009

•November 5, 2009 • 1 Comment

Trio The Los Koruptos…

Trio The Los Koruptos (polisi-jaksa-koruptor) sedang disorot beramai-ramai sekarang ini. Rekaman pembicaraan telepon yg berhasil disadap KPK sekali lagi menunjukkan “keakraban” dan “kekompakan” mereka dalam mengatur sebuah perkara.

Setelah beberapa waktu lalu pihak koruptor (Sjamsul Nursalim) mengirim Artalyta Suryani alias Ayin menjadi sutradara handal yg merangkul pejabat tinggi kejaksaan utk mengatur kasus beserta transaksi pembayarannya, sekarang giliran Anggodo Widjojo yg tampil memukau publik dengan segala sepak terjangnya.

Demi menyelamatkan kasus kakaknya (Anggoro), si Anggodo ini dengan entengnya “memainkan” peran untuk mengatur perkara bersama para petinggi Polri dan Kejaksaan, ditambah satu anggota lagi dari pihak pengacara.

Para penegak hukum di atas ternyata telah menjadi “pembengkok hukum” yg luar biasa. Inilah kerjasama paling brengsek di negeri para bedebah!

Clekit Jawa Pos 03 Nov 2009

•November 3, 2009 • 2 Comments

Gerakan Dukung KPK

Akibat kriminalisasi KPK, masyarakat seperti bergerak bersama memberi dukungan ke KPK. Masyarakat tidak rela keadilan diciderai. Cicak yg kecil itupun sekarang tiba-tiba mendapatkan dukungan kuat yg besar sekali dari berbagai lapisan masyarakat, mulai elemen mahasiswa, profesional, LSM, serta masyarakat umum. Tak hanya itu, di dunia maya ada Gerakan Sejuta Facebooker dukung KPK yg anggotanya sudah mencapai sejuta lebih, termasuk saya, hehehe…

Clekit Jawa Pos 31 Okt 2009

•October 31, 2009 • 1 Comment

Kriminalisasi KPK

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebaiknya menegur Kepolisian Negara RI karena telah memeriksa pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang hasil pemeriksaannya hanya menyebutkan terjadinya penyalahgunaan wewenang akibat mengeluarkan pencekalan terhadap Joko Tjandra dan Anggoro yang dinilai terlibat korupsi.

Sangkaan terhadap pimpinan KPK dinilai dapat dikategorikan sebagai kriminalisasi penegak hukum oleh KPK dalam upaya pemberantasan korupsi.

Menurut Sekretaris Jenderal Transparansi Internasional Indonesia (TII) Teten Masduki, langkah Polri melakukan kriminalisasi terhadap penegak hukum KPK dikhawatirkan dapat mengancam agenda pemberantasna korupsi yang telah dicanangkan oleh Presiden sendiri di awal pemerintahannya pada tahun 2004 silam.

“Saya kira, kalau sangkaan Polri terhadap KPK hanya penyalahgunaan wewenang akibat mengeluarkan pencekalan tersebut, sebaiknya KPK dapat meneruskan penyidikan dan penyelidikan kasus-kasus korupsi lainnya seperti kasus dugaan suap seorang periwa tinggi Polri dalam kasus Bank Century,” ujar Teten.

Dikatakan Teten, KPK jangan melupakan kasus dugaan suap yang terjadi terkait kasus Bank Century, sebab nilai kerugian negara yang terjadi akibat salah urusan Bank Century, bukan hanya menyebabkan kerugian pada negara, akan tetapi juga kepercayaan terhadap perbankan.

Clekit Jawa Pos 29 Okt 2009

•October 29, 2009 • 5 Comments

Wakil Menteri

Presiden SBY mengumumkan dalam waktu dekat akan mengangkat wakil menteri di beberapa kementrian yg dianggap pekerjaannya rumit dan berat. Rencananya ada sekitar 6 wakil menteri yg akan diangkat utk membantu tugas2 beberapa menteri kabinet. Meski sudah jelas-jelas presiden mengatakan bahwa posisi ini diperuntukkan bagi para profesional, namun kalangan partai tetap saja ngiler mengincar jabatan ini. Bahkan partai Golkar telah melontarkan niatnya utk mengajukan nama-nama kadernya yg akan diplot sebagai wakil menteri. Dasar!

Clekit Jawa Pos 27 Okt 2009

•October 27, 2009 • 1 Comment

Gaji Menteri Diusulkan Naik

Baru saja dilantik, sudah berhembus usulan dari kementrian pendayagunaan aparatur negara, bahwa gaji menteri perlu dinaikkan. Kontan usulan ini memantik  pro-kontra publik. Yg setuju beralasan bahwa memang sudah waktunya gaji menteri dinaikkan, mengingat gaji menteri sekarang jauh lebih kecil dibanding gaji anggota DPR atau gaji para direksi BUMN. Yg kontra beralasan bahwa tidak sepantasnya dalam masa sulit seperti sekarang tiba-tiba saja gaji menteri naik, padahal mereka belum menunjukkan kinerja apapun. Sangat tidak etis!

Menurut saya, pake perasaan dikitlah, kalo mau naik silakan, tapi jangan sekarang. Toh gaji bulanan menteri yg besarnya sekitar Rp 18 juta itu pasti cukup utk hidup bersama keluarga. Toh kebutuhan harian mereka mulai dari mobil, rumah, fasilitas kesehatan dll gratis-tis ditanggung negara. Kalau sampai Rp 18 juta nggak cukup utk hidup sebulan bersama keluarga, rasanya nggak masuk akal banget! Yg penting kerja dululah Brur!

Atau mau pake usulan bung Kwik Kian Gie yg sangat menarik: Naikkan gaji para pejabat setinggi-tingginya sampai kedengaran nggak masuk di akal, misalnya 1 miliar per bulan. Tapi kalau kerja nggak becus, nggak beres, atau masih berani korupsi, langsung ditembak mati! Berani?

Clekit Jawa Pos 24 Okt 2009

•October 24, 2009 • 1 Comment

Menteri Baru

Menteri baru anggota Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II sudah dilantik. Kemarin mereka sudah mulai melakukan rapat pertama bersama Presiden dan Wapres. Rakyat pasti berharap banyak agar kabinet baru ini bisa segera bekerja untuk rakyat. Banyak permasalahan negeri ini yang harus dikerjakan dan diselesaikan. Namun tolong jangan terlalu berharap, karena kalau hasil kerja mereka tidak sesuai, kita juga akan terlalu kecewa. Meski ada beberapa menteri yang benar-benar mumpuni dan kapabel di bidangnya, namun banyak juga menteri (terutama dari kalangan parpol) sangat meragukan kemampuannya. Harap dimaklumi, karena ini adalah kabinet hasil bagi-bagi jatah. Semoga saja, mereka yg kemampuannya masih meragukan segera bisa membuktikan kinerjanya, dan menunjukkan bahwa mereka benar-benar bisa jadi menteri. Semoga…

Reli Mobil

•October 23, 2009 • 3 Comments

BEDA KELAS

Inilah bedanya reli mobil tingkat internasional dengan reli tingkat lokal tradisional. Kalau yg internasional, mobilnya pake mobil balap dengan mesin khusus dan body mobil penuh dengan tempelan logo dari sponsor penyelenggara. Tapi utk reli lokal, mobilnya cukup kijang saja, sederhana, apa adanya. Sponsorpun nggak perlu muluk-muluk, cukup jamu tradisional saja. Hitung-hitung sekalian buat diminum pembalapnya, biar makin fit dan giras!

Clekit Jawa Pos 22 Okt 2009

•October 22, 2009 • 4 Comments

Taufiq Kiemas Rusak Pelantikan SBY

Kesakralan pelantikan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Boediono sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2009-2014 justru dirusak oleh Ketua MPR Taufiq Kiemas (TK) yang memimpin sidang paripurna MPR. Ia berulang kali melakukan kesalahan sehingga membuat pelantikan menjadi kurang khidmat.
Padahal, pelantikan yang digelar di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (20/10) pagi, itu dihadiri lima kepala negara/kepala pemerintahan negara asing serta sejumlah utusan khusus negara sahabat. Acara itu juga disiarkan langsung oleh seluruh televisi nasional bahkan televisi asing ke seluruh penjuru dunia.

Selain belepotan dan intonasi suaranya tidak jelas, berulang kali TK melakukan kesalahan penyebutan nama dan gelar yang seharusnya sudah familier. Padahal, ia TINGGAL MEMBACAKAN naskah pidato yang sudah disiapkan oleh Sekretariat Jenderal MPR. Oalah TK…TK, kayak anak TK aja, benar-benar memalukan! Inilah akibat ketika jadi anggota DPR kemarin kebanyakan mbolos!

Clekit Jawa Pos 20 Okt 2009

•October 20, 2009 • 1 Comment

Pelantikan Presiden & Wapres

Hari ini Selasa 20 Oktober 2009 di gedung DPR/MPR Republik Indonesia Senayan, di laksanakan upacara pengambilan sumpah Presiden dan wakil presiden terpilih untuk periode masa bakti tahun 2009-2014, acara pelantikan presiden dan wapres tepat pada pukul 10:15 WIB.

Sementara itu, aksi unjuk rasa ribuan massa dari berbagai elemen mahasiswa, LSM dan aktivis prodemokrasi yang menamakan diri dari Aliansi Parlemen Jalanan (APJ) mewarnai acara pelantikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wakil Presiden Boediono di Gedung DPR/MPR, Selasa pagi (20/10).

Pengunjuk rasa menuntut SBY dan Boediono menghentikan agenda Ne-oliberalisme dan memperhatikan kesejahteraan rakyat Indonesia. Selain itu mereka juga menuntut agar SBY-Boediono mengusut tuntas skandal Bank Century yang merugikan negara Rp 6,7 triliun.

Selamat, buat Presiden dan Wapres baru. Semoga tidak lupa semua janji manis kalian saat kampanye kemarin!

Clekit Jawa Pos 17 Okt 2009

•October 17, 2009 • 2 Comments

Detik-Detik Mendebarkan…

Makin mendekati waktu seleksi calon menteri, para elite parpol makin adem-panas deg-degan menunggu telepon dari SBY. Apakah mereka yg ‘beruntung’ diajak gabung di kabinet SBY, ataukah telepon tetap diam di tempat tak berdering karena mereka tidak terpilih, atau bahkan yg datang malah SMS iseng yg berbunyi “maaf anda belum beruntung” hehehe!

Yang pasti, siapapun nanti yg terpilih jadi menteri, semoga benar-benar orang yg mumpuni, orang yg bisa bekerja, menguasai bidangnya dan profesional dalam bekerja. Selamat deg-degan!

Clekit Jawa Pos 15 Okt 2009

•October 15, 2009 • 3 Comments

Miyabi Batal ke Indonesia…

Setelah menuai pro-kontra, akhirnya pihak Maxima Pictures membatalkan rencana kedatangan bintang porno asal Jepang Maria Ozawa, atau yg lebih dikenal dengan nama Miyabi. Kepastian pembatalan ini terjadi setelah Menteri Kebudayaan dan Pariwisata memanggil produser Maxima Pictures. Sebagaimana diketahui, Maxima Pictures rencananya akan membuat film berjudul “Menculik Miyabi.” Nah, kedatangan Miyabi ke Jakarta ini adalah dalam rangka syuting film tersebut. Namun rencana kedatangan artis cantik (dan menurut saya sangat menggairahkan…) ini banyak memicu protes dari berbagai kalangan, bahakan mereka yg nggak ngerti siapa itu Miyabi juga ikutan protes. Sampai-sampai Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga ikut angkat bicara…

Oh, Miyabi… kalau kali ini engkau batal ke sini, biarlah kapan-kapan aku saja yang ke sana…hahahaha!!!!

Clekit Jawa Pos 13 Okt 2009

•October 13, 2009 • 1 Comment

Berharap Jadi Menteri…

Semakin mendekati pelantikan presiden pada 20 Oktober, semakin banyak orang yg berminat dan kepingin menjadi menteri. Sampai saat ini, menurut Menteri Sekretaris Negara Hatta Radjasa sudah ada 100 lebih orang yg mengajukan lamaran ataupun yg direkomendasikan oleh partainya ke SBY untuk dijadikan menteri. Saya masih ingat, dalam agama diajarkan agar jangan memberikan jabatan kepada orang yang memburu jabatan. Nah, mereka yg mengincar posisi menteri ini bukankah tidak beda dengan pemburu jabatan? Semoga saja SBY benar-benar bijak dalam menentukan siapa pembantunya. Jangan memilih menteri berdasarkan balas budi kepada parpol pendukung semata, tapi berdasar profesionalisme mereka. Agar jalannya pemerintahan kita ke depan semangkin, eh semakin baik, karena dijalankan oleh orang-orang yang baik…

Clekit Jawa Pos 10 Okt 2009

•October 10, 2009 • 1 Comment

Lagi, Densus 88 Gerebek Buronan Teroris

Satu lagi prestasi diukir oleh tim Densus 88.  Dua orang buron teroris kaki tangan Noordin M Top yaitu Syaifudin Zuhri dan M Syahrir ditembak mati di sebuah rumah kos mahasiswa di Ciputat, Tangerang. Meski sempat melakukan perlawanan dengan melemparkan bom pipa, namun kedua kakak beradik itu segera dapat dilumpuhkan. Tempat kos kedua teroris yg berada di tengah-tengah perkampungan padat ini menunjukkan bahwa teroris ternyata tidak jauh-jauh dari kita, mereka membaur dengan tinggal bersama di tengah warga, utk itulah kita semua mesti waspada dan benar-benar mengenali lingkungan sekitar kita. Waspadalah! Waspadalah!!!


Clekit Jawa Pos 08 Okt 2009

•October 8, 2009 • 1 Comment

Lelang Kursi di Munas Golkar

Partai Golkar menggelar Musyawarah Nasional (Munas) VIII di Pekanbaru, Riau 4-8 Oktober 2009. Agenda utama Munas kali ini adalah pemilihan ketua umum yg akan menggantikan Jusuf Kalla yg habis masa jabatannya. Dari 4 calon yang maju (Aburizal Bakrie, Surya Paloh, Yudy Chrisnandi, dan Tomy Soeharto), Akhirnya Ical (Aburizal Bakrie) terpilh menjadi ketua umum mengalahkan ketiga calon lainnya. Namun ajang pemilihan ketua umum kali ini (seperti juga di Munas yg dulu-dulu) sangat kental aroma money politics, praktik jual beli suara dari para kandidat demi agar bisa duduk sebagai ketua umum partai beringin ini. Tapi apapun kata orang, Golkar ya memang begini ini, pemilihan ketua umum tak ubahnya lelang kursi atau lelang jabatan bagi mereka. Calon yg bisa membagi amplop paling tebal ke semua peserta, dialah yg akan dapat membeli kursi… Selamat buat Bung Ical, tapi ingat, mohon jangan lupakan korban Lapindo. Mereka juga butuh amplop ganti rugi bagi tanah dan rumah mereka yg hingga kini tak kunjung beres…